Domain Kedaluwarsa Dipakai Hacker untuk Serang Korban

Liputan .com, Jakarta -  Berbagai cara dilakukan hacker atau peretas untuk melumpuhkan korbannya. Kali ini, nama domain yang kedaluwarsa menjadi cara baru para peretasuntuk menemukan celah ke dalam komputer pengguna yang lengah.
\n
\nMereka meluncurkan kampanye iklan berbahaya minggu ini, yang menargetkan netizendari situs-situs berita dan hiburan populer setelah mendapatkan kepemilikan web domainkedaluwarsa dari sebuah perusahaan periklanan.
\n
\nMengutip laman Huffington Post, Kamis (17/3/2016), netizen yang mengunjungi situs-situs berita seperti New York Times, Newsweek, BBC, dan nbsp;AOL mungkin telah menginstalmalware pada komputer mereka jika mereka mengklik iklan berbahaya.

\n

Bresntmedia.com, laman yang digunakan oleh hacker nbsp;untuk menyisipkan malware--kedaluwarsa pada 1 Januari--telah didaftarkan lagi pada tanggal 6 Maret oleh pembeli yang berbeda. Demikian pernyataan peneliti keamanan di Trustwave SpiderLabs dalam sebuah blog.
\n
\nPeneliti mengatakan, membeli domain dari sebuah perusahaan memungkinkan para peretas memperoleh trafik berkualitas tinggi dari situs web populer yang mempublikasikan iklan mereka secara langsung atau sebagai afiliasi dari jaringan iklan lainnya.
\n
\nJuru bicara New York Times Jordan Cohen mengatakan, perusahaan sedang menyelidiki apakah serangan itu memiliki dampak yang besar atau tidak. "Ini berdampak pada iklan dari pihak ketiga dan itu berada di luar kendali kami," katanya.
\n
\nSementara itu, Newsweek, BBC, dan nbsp;AOL belum memberikan komentar. Para peneliti juga menemukan dua nama domain media kedaluwarsa --envangmedia.com danmarkets shangjiamedia.com--digunakan oleh hacker yang sama.

\n\n

 

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now