Enkripsi, Teknologi Cegah Pencurian Informasi

JAKARTA - Sistem komunikasi yang dilengkapi enkripsi mencegah pencurian informasi. Teknologi enkripsi bisa digunakan untuk mengamankan dan melindungi informasi.

\n

Walaupun sewaktu-waktu data yang sudah terenkripsi itu bisa diambil oleh pihak lain, mereka akan kesulitan membukanya dan juga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengakses informasi tersebut.

\n

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Chairman CISSReC (Communication and Information System Security Research Center, Pratama Persadha menjelaskan terkait teknologi enkripsi untuk mencegah pencurian informasi.

\n

Perusahaan-perusahaan besar seperti bank yang menyimpan informasi penting dan rahasia milik banyak orang tentu tidak ingin sistem jaringannya dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Begitu jaringan itu bisa dibobol maka pelaku kejahatan kemudian bisa mengambil alih kontrol atas sistem jaringan dan menimbulkan kerugian yang sangat besar.

\n

Salah satu metode keamanan yang efektif adalah melakukan penetration test. Penetration test adalah suatu percobaan menyimulasikan serangan yang dilakukan terhadap sistem jaringan organisasi atau perusahaan untuk menemukan kelemahan yang ada di dalam jaringan tersebut. Dengan penetrasi tes ini diharapkan akan ditemukan kelemahan-kelemahan sistem yang masih ada sehingga dapat diperbaiki.

\n

Mengacak sinyal dilakukan dengan menggunakan teknologi jammer juga sangat penting. Jammer berfungsi untuk mematikan sinyal ponsel, sehingga pengguna tidak bisa melakukan komunikasi, baik itu panggilan suara, SMS dan data internet.

\n

Ini sangat bermanfaat untuk mengamankan dan melindungi informasi penting dan rahasia. Salah satu contohnya adalah jammer bisa digunakan ketika sedang ada pertemuan yang membahas informasi rahasia. Komunikasi dan informasi yang berada di dalam ruangan tersebut tidak akan tersebar ke pihak luar karena terblokir oleh jammer.

\n

Khusus untuk mendeteksi trojan yang disusupkan ke smartphone, korban perlu mencatat maupun mengingat dengan teliti penggunaan data dan pulsa. Sehingga bila data serta pulsa tersedot dengan tidak wajar, maka kemungkinan besar trojan sudah hinggap di perangkatnya. Selain itu jangan mudah membuka link dari pengirim yang kurang jelas.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now