Aplikasi News Apple Dimatikan di China

BEIJING – Aplikasi News terbaru Apple, yang menggantikan Newsstand telah dimatikan di China. Aplikasi News terbaru Apple sendiri diluncurkan Apple pada Juni lalu, dan dirilis bersama dengan sistem operasi iOS 9 pada 16 September 2015.

\n

Menurut laporan New York Times, yang dilansir  IBTimes, Senin (12/10/2015) menyatakan, pengguna di China tidak lagi memiliki akses ke layanan berita. Saat ini, aplikasi tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat. Mereka yang mengunduh aplikasi di dalam negeri dapat melihat konten saat bepergian ke negar-negara lain, tetapi tidak untuk China.

\n

Saat ini, aplikasi news feed menampilkan pesan yang menyatakan, “Tidak bisa refresh saat ini. News tidak mendukung di wilayah Anda”. Masalah ini awalnya ditemukan oleh pengembang perangkat lunak, Larry Salibra, pendiri Pay4Bugs, layanan pengujian software.

\n

Larry menyebutkan dalam kicauan di Twitter, Apple News dinonaktifkan saat roaming di China, tetapi bekerja dengan baik ketika menggunakannnya di jaringan mobile Hong Kong.

\n

“Mereka menyensor konten berita yang saya download dan beli dalam perangkat saya di Amerika Serikat. Bahkan, sebelum saya masuk ke wilayah China hanya karena telefon saya kebetulan terhubung ke sinyal China,”kata Salibra dalam forum diskusi Reddit.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now