Pelaku Industri Game China-Indonesia Berkumpul di Jakarta

JAKARTA KOMPAS.com - Dalam sebuah ajang bertajuk China-Indonesia Mobile Game Conference, ratusan developer dari Indonesia dan China berkumpul dan bertemu membahas industri game di Tanah Air. 
\n
\nAjang ini sendiri diprakarsai oleh China-ASEAN Mobile Internet Industry Alliance (CAMIA) bekerja sama dengan Baidu Indonesia.
\n
\nKonferensi ini sebenarnya merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh CAMIA. Ajang yang berlangsung di Century Park Hotel Jakarta ini mempertemukan para pelaku dalam industri mobile game di Indonesia dan China, termasuk kalangan perusahaan, startup, dan para enterpreneur yang bergerak di bidang pengembangan mobile game dan aplikasi.
\n
\nSebelumnya, pada bulan Juli 2014 lalu, CAMIA mengadakan acara serupa di Bangkok, Thailand. 
\n
\nPemilihan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut karena tingkat pertumbuhan pasar mobile game yang tercatat begitu besar. Berdasarkan data yang ada, pendapatan dari industri tersebut mengalami peningkatan hingga 120 persen atau yang terpesat di Asia Tenggara. 
\n
\nAjang ini direncanakan bakal kembali diadakan di Jakarta di tahun 2016 mendatang, mengingat potensi pertumbuhan yang masih besar di bidang industri game mobile tersebut.
\n
\nDirector Baidu Indonesia Bao Jianlei berharap, acara ini dapat menjadi jembatan bagi para pelaku di industri mobile game.
\n
\n" China-Indonesia Mobile Game Conference sejalan dengan misi Baidu untuk mengembangkan ekosistem mobile internet, termasuk industri mobile game di Indonesia," ujarnya di panggung acara tersebut yang turut dihadiri KompasTekno, Rabu (26/8/2015).
\n
\nDalam acara itu juga, Baidu memperkenalkan MoboMarket, sebuah toko aplikasi alternatif bagi para pengguna 
Android di Indonesia. Bao berharap, marketplace itu bisa dimanfaatkan oleh para developer Indonesia untuk memasarkan aplikasi, khususnya game.
\n
\n"Di Indonesia, kami telah menghadirkan MoboMarket sebagai toko aplikasi berkonsep lokal, yang dapat digunakan oleh para developer untuk mendistribusikan game mereka sehingga bisa dijangkau dengan mudah oleh para pengguna di negeri ini," ujar pria yang kerap dipanggil Mr. Bob ini.
\n
\nMoboMarket sendiri mulai diperkenalkan di Indonesia pada Februari 2014. Hingga akhir Juni 2015, MoboMarket telah menyediakan lebih dari 500.000 aplikasi, di mana lebih dari 1.000 di antaranya merupakan aplikasi lokal.
\n
\nSejak diperkenalkan, MoboMarket telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki lebih dari 4 juta pengguna aktif. MoboMarket mengklaim telah bekerja sama dengan lebih dar 250 pengembang lokal.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now