Tips Agar Smartphone Tak Mudah Disadap

JAKARTA - 70 tahun kemerdekaan, tidak serta merta membuat kita bebas dari kebebasan berkomunikasi. Ada saja pihaka tak bertanggungjawab menyadap dan mencuri informasi kita.

\n

Bila dahulu hanya orang tertentu seperti para pejabat yang menjadi target penyadapan, kini semua orang bisa saja menjadi korban. Hal ini karena alat dan software untuk melakukan penyadapan terhadap smartphone semakin mudah didapatkan di pasaran.

\n

Tindak penyadapan kini tidak selalu tentang politik maupun ekonomi sebuah negara. Para pelakunya juga mengincar pembicaraan rahasia personal yang bisa digunakan untuk memeras.

\n

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meminimalkan tindak penyadapan maupun pencurian informasi terhadap smartphone lewat penanaman Trojan oleh orang tidak bertanggungjawab.

\n

Pertama, jangan tinggalkan smarphone di sembarang tempat. Salah satu cara para pelaku penyadapan adalah dengan mengumpulkan smartphone calon korban.

\n

Biasanya mereka memanfaatkan acara yang tidak membolehkan para pesertanya membawa smartphone kedalam tempat acara. Di tempat pengumpulan smartphone tersebut para pelaku bisa bebas menanamkan Trojan ke smarphone.

\n

Akibatnya apa? seluruh panggilan dan SMS bias diketahui oleh pelaku. Yang paling parah, pelaku bisa melakukan panggilan dengan nomor smrtphone yang tertanam Trojan, tanpa sepengetahuan pemiliknya.

\n

Kedua, jangan sembarangan memakai wifi gratisan. Para pelaku bias mencuri informasi maupun menginstal trojan lewat wifi publik yang biasa gratis dan dipakai banyak orang. Sebisa mungkin kita hindari pemakaian wifi publik yang tidak jelas keamanannya.

\n

Ketiga, titipkan smartphone pada orang yang paling dipercaya. Seringkalikitamelihat para pejabat maupun pengusaha mempunyai orang maupun pengawal yang dipercaya membawa smartphone mereka. Hal itu bukan semata membawa, namun mengamankan dari kemungkinan tindak penyadapan dengan menanamkan Trojan. Karena itu para pejabat tersebut sangat selektif dalam memilih orang yang dipercaya membawa alat komunikasinya.

\n

Keempat, waspada email phising. Kita sering mendapatkan email dari pihak yang tidak jelas dengan link tertentu. Namun kini para pelaku email phising cukup pintar untuk membuat alamat email dan link tertuju mereka mirip dengan aslinya. Bila kita klik, kita bias saja mendownload Trojan maupun malware yang bias membahayakan smartphone kita.

\n

Kelima, hati-hati saat browsing. Hendaknya para pemilik smartphone berhati-hati saat melakukan browsing dan membuka aplikasi. Kita sering mendapati di aplikasi android terutama ada iklan-iklan yang menarik untuk di klik. Sebaiknya hindari hal tersebut, karena tidak semua iklan aman, banyak juga iklan yang memberikan link ke alamat tidak jelas.

\n

Keenam, hati-hati saat menginstal aplikasi dari playstore. Banyak aplikasi di android yang tidak mempunyai rekam jejak jelas dan punya kemungkinan aplikasi tersebut mengandung malware.

\n

Cara-cara tersebut efektif menghindari penyadapan lewat instalasi trojan. Namun yang perlu diwaspadai adalah beberapa trojan yang hebat tidak memerlukan akses instalasi untuk masuk ke smartphone, yang bias kita lakukan adalah waspada dan menghindari klik URL yang terasaganjil.

\n

*Penulisadalah Chairman CISSReC (Communication and Information System Security Research Center), lembagariset non-profit di bidangkeamanan cyber dankomunikasi

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now