Regulasi Internet Diperketat Agar Negara Tak Rugi

JAKARTA - Indonesia perlu mengatur dengan ketat bisnis yang berkaitan dengan internet di Indonesia.

\n

“Meski tidak sama persis dengan China, Indonesia juga perlu membuat regulasi ketat terutama yang menyangkut bisnis,” kata Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Henri Subiakto.

\n

Seperti diketahui negeri tirai bambu berhasil mengembangkan bisnis berbasis internet. Di negara tersebut industri kreatif, dalam hal ini sosial media bertumbuh pesat.

\n

Sebab negara tersebut menerapkan blok atau pembatasan akses bagi sosial media asing. Akibatnya kini China memiliki sosial media lokal yang bertumbuh pesat.

\n

Henry mengatakan ke depan komunikasi akan terkonvergensi ke perusahaan digital. Dengan internet sebagai basis komunikasi atau penyiaran.

\n

“Jika tidak diatur, yang rugi bukan hanya perusahaannya. Tapi pemasukan negara. Jadi ekonomi basis internet memang akan sangat besar di masa depan,” kata dia. Henry menambahkan nantinya regulasi antara telekomunikasi dan penyiaran kemungkinan akan menjadi satu.

\n

Diketahui saat ini Indonesia menjadi pangsa pasar yang besar bagi sosial media asing. Di Indonesia terdapat 69 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia. Hingga akhir tahun lalu, Indonesia juga tercatat sebagai pengguna kelima tersebesar di dunia untuk Twitter.

\n

(ahl)

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now