Kemajuan Teknologi, Memperburuk atau Memperbaiki?

REDMOND - Kemajuan teknologi tak dapat dipungkiri turut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, baik secara positif maupun negatif.

\n

Menurut sebuah survei tebaru yang dirilis Microsoft, terdapat cara pandang yang berbeda mengenai kemajuan teknologi antara warga di negara-negara berkembang (developing countries) dengan masyarakat di negara-negara maju (developed countries).

\n

Dikutip Mashable, Minggu (1/2/2015), laporan yang dikeluarkan pada pekan lalu menjelang forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss ini menyatakan, pengguna internet di negara-negara berkembang memiliki pandangan yang lebih positif mengenai dampak teknologi.

\n

Sementara internet user di negara-negara maju justru sebaliknya. Mereka mengatakan teknologi berkontribusi terhadap penurunan kebugaran (kesehatan) terhadap manusia, serta semakin mendapatkan pemberitaan ‘miring’ atau negatif di media.

\n

Angka pada survei memperlihatkan sekira 60 persen responden di negara-negara berkembang merasa personal technology (perangkat teknologi personal seperti smartphone, media sosial dan lainnya) memiliki dampak positif terhadap ikatan sosial seseorang.

\n

Sementara persentase untuk responden di negara-negara maju jauh lebih kecil sekira 36 persen dengan kasus yang sama.

\n

Selain itu, ketika 71 persen masyarakat di negara berkembang merasa teknologi dapat meningkatkan produktivitas mereka, sejumlah responden di negara-negara maju tidak menunjukan antusiasme yang sama dengan persentase hanya sekira 54 persen.

\n

Survei ini dilakukan oleh Microsoft di lima negara maju yakni Perancis, Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Kemudian untuk negara berkembang, kandidatnya adalah Brasil, China, Indonesia, Rusia, Afrika Selatan, serta Turki.

\n

Sementara itu, 11 dari 12 negara partisipan yang di survei mengatakan, teknologi memiliki dampak yang sangat buruk terhadap privasi.

\n

Tabel yang dirilis oleh portal Statista juga menunjukan bagaimana cara pandang warga di negara berkembang dengan negara maju menilai sejumlah hal seperti produktivitas, ikatan sosial, kebugaran, kepercayaan media (trust in media), privasi serta kemampuan untuk memulai bisnis baru.

\n

\"\"

\n

Melalui tabel tersebut, dapat disimpulkan tingkat kepercayaan serta harapan warga di negara berkembang lebih positif daripada di negara-negara maju perihal kemajuan teknologi.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now