Pengguna Apple Jadi Target Pencurian ID

\n
\n
\n
\n
\n
<iframe frameborder=\"0\" height=\"90\" id=\"ebBannerIFrame_35272692_7359573209200707\" scrolling=\"no\" src=\"http://ds.serving-sys.com/BurstingRes/Site-70281/WSFolders/6274979//index.html?v=_2_57_1_0&n=1\" width=\"728\"></iframe>
\n
\n
\n
\n
\n
\n
\n
\n
\n
 
\n
\n
\n
\n
\n
\n\n\n

Pengguna Apple Jadi Target Pencurian ID

\n\n

 

\n
\n
By nbsp;Mochamad Wahyu Hidayat\n

on 15 Apr 2016 at 10:36 WIB

\n
\n
\n \n \n
\n
\n
\n

Liputan6.com, Jakarta - Pengguna Apple telah menjadi target serangan penjahat siber yang ingin mendapatkan akses ke Apple ID. Sejumlah pengguna Apple mengklaim telah menerima pesan dari AppleInc yang menyatakan masa berlaku Apple ID mereka akan berakhir dan meminta mereka untuk mengklik sebuah tautan (link) supaya Apple ID mereka tetap aktif.
\n
\nPesan tersebut berbunyi, "[Username] Masa aktif Apple ID Anda akan berakhir hari ini. Cegah hal ini dengan mengonfirmasi Apple ID Anda di [link] - Apple Inc." 
\n
\nPesan itu pada awalnya tampak mendesak dan mendorong pengguna untuk mengklik sebuah tautan tanpa memberikan mereka waktu untuk memverifikasi keaslian pesan.
\n
\nDengan mengklik tautan itu, pengguna akan diarahkan ke halaman login Apple ID palsu. Halaman ini dirancang untuk mencuri informasi pribadi pengguna, yang dapat disalahgunakan untuk melakukan penipuan, atau bahkan dijual. Demikian menurut ahli keamanan Graham Cluley, dikutip dari IB Times, Jumat (15/4/2016).

\n

Setelah nbsp;username dan nbsp;passworddimasukkan, pengguna akan diberi tahu bahwa Apple ID mereka telah "dikunci untuk alasan keamanan". 
\n
\nUntuk membuka Apple ID, halaman palsu itu kemudian meminta pengguna memasukkan informasi pribadi lebih lanjut seperti tanggal lahir, nomor telepon, alamat, dan kartu kredit. Bahkan halaman palsu itu menanyakan opsi pertanyaan keamanan seperti nomor SIM dan nomor paspor.
\n
\n" Halaman itu mencoba mengambil detail informasi personal dan kartu kredit dengan tujuan melakukan pencurian identitas. Mereka sengaja mengambil keuntungan dari kepercayaan masyarakat terhadap merek Apple untuk mencuri informasi," kata Cluley kepada BBC,  sebagaimana dikutip dari IB Times
\n
\nKarena itu, Cluley menganjurkan pengguna untuk tidak mengklik tautan di email karena tautan itu mungkin akan membawa pengguna ke halaman palsu. 
\n
\nUntuk diketahui, metode pencurian seperti ini disebut phishing--dari kata 'fishing& 39; yang berarti memancing. Dinamai phishing karena metode ini memang 'memancing' pengguna untuk mengklik sebuah tautan.

\n
\n
\n
\n
\n
\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now