Dampak & Cara Kerja Malware Jahat di Ponsel Pintar

WASHINGTON – Perusahaan keamanan mobile San Fransisco, Lookout, mengungkapkan bahwa ada sebanyak empat hingga empat koma lima juta handset Android di Amerika telah terjangkit virus jahat (malware) sejak januari 2013 lalu dan diprediksi terus meningkat.

\n

Lookout juga mengatakan, infeksi ini terjadi dengan penyerangan ujicoba terlebih dahulu terhadap 50 juta Android yang beredar. Sistem infeksi ke smartphone menyebar melalui situs yang mengandung kode berbahaya yang dibuka melalui ponsel, seperti dilansirNytimes, Senin (24/11/2014).

\n

Pengguna smartphone yang membuka situs melalui perangkatnya, akan diminta untuk men-download kode yang biasanya muncul seperti ‘Drive by download’. Bahkan, dalam kasus lain para penyerang ada yang melakukannya melalui sebuah kiriman spam ke email.

\n

Dengan teknik pengiriman email spam ini, Lookout mengungkapkan penjahat cyber telah berhasil melakukan infeksi lebih dari 20 ribu perangkat setiap harinya. Selain itu, para peneliti perusahaan juga mengungkapkan bahwa penyerang juga melakukan penipuan dengan menginstal kode berbahaya yang menyamarkan sebagai ‘security patch’ dalam lampiran email.

\n

Selain pencurian data informasi, para penjahat juga diprediksi telah melakukan remote device atau dikenal dengan botnet untuk digunakan dalam berbagai tujuan. Bahkan, para penjahat ini juga terkadang menyebabkan biaya tagihan data pengguna ‘membengkak’.

\n

Dan lebih parahnya, malware juga bisa mengakibatkan baterai ponsel pengguna bisa cepat terkuras karena sistem yang ada padanya bekerja secara terus menerus. Lookout juga mengungkapkan, aplikasi keamanan mobile jangan terlalu diremehkan, karena sistemnya mampu menjaga perangkat lebih terkontrol dan memungkinkan terhindar dari malware.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now