WhatsApp gratis dan tidak berbayar lagi

WhatsApp applikasi pesan instan milik Facebook memutuskan untuk menghapuskan biaya berlangganan tahunan sebesar 1 USD (sekitar Rp 13.900) untuk semua usernya dalam beberapa minggu kedepan (baik itu Android, iOS, WP, dll)

\n

Disebutkan dalam blognya, WhatsApp mengatakan bahwa cara pembayaran secara tahunan tidak efektif karena mayoritas dari penggunanya tidak memiliki kartu kredit atau kartu debit.

\n

Meskipun kini WhatsApp gratis, para user tidak perlu khawatir dijejali iklan, spam atau pun harus membeli applikasi. WhatsApp akan menempuh langkah lain untuk mendapatkan penghasilan dengan cara melirik para perusahaan bisnis dan koorporat (perusahaan maskapai penerbangan, bank, dll).

\n

 

\n

Langkah WhatsApp yang saat ini memiliki 900 juta pengguna bisa jadi ditempuh karena kian ketatnya persaingan dalam applikasi pesan instan / chat. Dimana para pesaingnya seperti Line, Telegram, BBM, dll; tidak ada yang berbayar dan terus mengumpulkan user yang makin lama semakin banyak.

\n

Walau berita diatas  merupakan kabar baik bagi banyak user, tapi sebenarnya biaya tahunan tersebut bisa dibilang hanyalah formalitas saja, karena penulis Infoteknologi dan banyak user lain nyaris tidak pernah membayar karena layanannya selalu diperpanjang secara gratis.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now