Orang Indonesia Hobi Gonta-ganti Smartphone Setahun Sekali

JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nampaknya tidak akan berpengaruh besar terhadap daya beli masyarakat Indonesia terhadap perangkat telekomunikasi, seperti smartphone.

\n\n

Data penjualan yang dikeluarkan distributor ponsel Erajaya Group menyebutkan bahwa orang Indonesia cenderung suka bergonta-ganti perangkat smartphone antara 8-13 bulan sekali.

\n\n

Data lain diungkapkan Marcomm Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo bahwa bukan hanya smartphone, pengguna feature phone pun hobi gonta ganti perangkatnya berjarak antara 7-11 bulan.

\n\n

Sekarang ini, menurut Djatmiko, pengguna smartphone dari kelas bawah dan menengah di Indonesia, cenderung untuk tertarik menikmati smartphone high-end. Itu karena kemudahan fasilitas yang diberikan oleh ritel.

\n\n

“Sekarang ini kan kalau mau beli handphone mahal bisa dengan mencicil sehingga minat seseorang untuk membeli perangkat tersebut muncul” kata Djatmiko.

\n\n

Menurutnya, segmen harga ponsel di Indonesia memiliki pasarnya sendiri-sendiri. Namun diakuinya, segmen pembeli di perangkat di kelas low-end memang paling banyak.

\n\n

“Jika digambarkan itu bentuknya seperti piramida, smartphone high-end itu ada di atas. Pembelinya tetap ada hanya saja pasarnya lancip (kecil). Sementara untuk perangkat low hingga mid-end itu banyak,” kata Djatmiko menjelaskan.

\n\n

Dengan fasilitas mencicil yang ditawarkan oleh penjual, semakin mudah bagi orang untuk lintas segmen. Artinya hal itu akan merubah pola pembelian masyarakat untuk membeli smartphone.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now