TelkomSigma Perkuat Solusi untuk TI di BUMN

JAKARTA - TelkomSigma memperkuat posisinya di pasar solusi Teknologi Informasi (TI) di segmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya dengan dengan menggelar Business Training Series yang bertajuk “Productive Reporting System.”

\n

“Business Training Series ini merupakan inisiasi TelkomSigma sebagai salah satu wadah diskusi dan bertukar informasi untuk menyusun strategi bisnis yang lebih jitu di masa akan datang,” kata CEO TelkomSigma Judi Achmadi di Jakarta, Senin (5/10/2015).

\n

Workshop yang membidik perusahaan-perusahaan pelat merah itu ingin mengenalkan konsep solusi TI bagi mitra dengan Right IT Spending.

\n

“Sederhananya, kita memperkenalkan konsep menyesuaikan dengan ketersediaan dana dari calon pelanggan tetapi memberikan solusi yang tepat,” papar Pria yang akrab disapa JAC ini.

\n

Kegiatan yang berlangsung dengan interaktif ini dihadiri oleh 40 orang peserta dari Perusahaan BUMN, Swasta, dan juga Kementerian. Turut hadir ketua Umum Forum TI (FORTI) BUMN, Imam Bustomi.

\n

Pada kesempatan tersebut, para peserta melakukan kunjungan Data Center dan Command Center (Helpdesk) Telkomsigma BSD untuk mengenalkan layanan dan solusi unggulan telkomsigma, serta mendiskusikan strategi terbaik untuk menerapkan inovasi dalam organisasi dengan infrastruktur yang dimiliki telkomsigma, khususnya dengan Data Center.

\n

Menurut JAC, di zaman sekarang arus data sangat besar masuk ke perusahaan di mana dunia sekira 90 persen data telah diproduksi dua tahun terakhir.

\n

“Ada beberapa tantangan bagi perusahaan di masa sekarang yang membutuhkan solusi TI seperti memahami permintaan konsumen, mengantisipasi gejolak keuangan global, menjaga marjin, serta memastikan hasil yang didapat sesuai dengan prediksi,” katanya.

\n

Seperti diketahui, TelkomSigma tahun ini membidik pendapatan sekira Rp2,5 hingga Rp3 triliun dengan dukungan belanja modal sekitar 25 persen dari target pendapatan 2015.

\n

Tahun lalu, pasokan pendapatan berasal dari bisnis Sistem Integrasi (SI) yakni sekira 50 persen, Data Center (35%) dan Cloud Commputing (15%).

\n

“Kami harapkan training yang akan diselenggarakan secara reguler dua bulan sekali ini menjadi media sharing dan diskusi atas solusi infrastruktur yang dimiliki TelkomSigma serta menjadi jembatan bagi kami dalam menjalin kerjasama dengan mitra–mitra strategis lainnya di masa yang akan datang untuk memperluas pasar di Indonesia,” pungkasnya.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now