Bisnis Online Lokal Berpotensi Geser Dominasi Asing

JAKARTA - Kekuatan bisnis online asing bisa menang di Indonesia karena modal besar. Sementara online lokal sebetulnya jauh lebih unggul dari segi konten dan pelanggan.

\n

Sehingga menurut CMO Tokopedia.com Leontinus, sebetulnya industri lokal mampu bersaing dan bahkan menggeser dominasi asing di Tanah Air, asalkan mampu menghadirkan produk dan inovasi yang dekat dengan kemauan pasar Indonesia.

\n

Terlebih, akan sangat mudah memahami apa mau dari keinginan dari karakter pelanggan negeri sendiri. Sebabnya, dibutuhkan ide gemilang dari para pemangku kepentingan di perusahaan online.

\n

“Intinya karena ada asing, kita dapat pelajaran, tapi kita juga harus bersaing,” ujar Leontinus dikutip koran SINDO, Minggu (16/11/2014). Berbeda dengan Andrew, Leontinus menilai bahwa untuk permasalahan modal, perusahaan online lokal sudah banyak memiliki investor lokal.

\n

Ke depan, Leontinus optimistis perusahaan online lokal mampu menyaingi asing. Tetapi juga dukungan pemerintah sangat dibutuhkan.

\n

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Marina Kacaribu mengatakan, dibandingkan dengan online asing, kelebihan online lokal adalah adanya kedekatan konten yang disajikan dengan selera yang dimiliki masyarakat di Indonesia.

\n

“Potensinya cukup besar karena konten lokal banyak diminati dan dekat dengan demand di Indonesia,” ujar Marina. Menurutnya, meski penetrasi smartphone di Tanah Air masih kecil, arah untuk menggeliatkan online lokal tetap ada. Hal itu menghidupkan harapan bahwa pertumbuhan online lokal dengan sejumlah aplikasi tetap terbuka. “Ditambah pasar yang besar dan cukup heterogen, peluang untuk berkembang tetap terbuka,” jelasnya.

\n

Meski begitu Marina tidak memungkiri bahwa tak semua onlinelokal mampu bersaing dengan ketatnya persaingan dunia digital. Semua itu dikembalikan pada seberapa kreatif para pelakunya dalam menggaet hati masyarakat. Bahkan, imbuh Marina, jangankan online lokal, online asing juga ada yang gagal di Indonesia.

\n

Dia juga mengharapkan perhatian dan mentoring yang cukup dia meyakini dunia online lokal akan sanggup menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Disamping juga diperlukan sokongan berupa pembangunan infrastruktur dan pemodalan.

\n

“Bagaimana memberikan bantuan dari segi regulasi dan local activity. Mentoring juga harus terus dilakukan agar bisa terus hidup, ditambah insentif, itu juga harus,” ucapnya. Lebih jauh Marina coba menggambarkan perilaku pengguna aplikasi online yang disebutnya lebih banyak diarahkan pada pengaruh teman atau orang terdekatnya.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now