Hati-Hati Penipuan Hacker Bagi Anda yang Sering Transaksi Online

LONDON - Aksi penipuan yang dilakukan para peretas di dunia maya kembali marak. Di Inggris dilaporkan ribuan penyedia jasa layanan travel diindikasikan menjadi target para hacker untuk melakukan penipuan kepada para pelanggan.

\n

Para hacker berhasil menipu sekitar 10 ribu orang yang melakukan pemesanan tiket atau reservasi hotel secara online. Modus yang dilakukan para penipu dengan cara mengirimkan email kepada pelanggan agar mengirimkan uang muka kepada situs penyedia jasa online tersebut.

\n

Seperti yang dialami oleh Claire Coldwell yang memesan kamar hotel untuk dia dan beberapa temannya saat melakukan perjalanan bisnis di London.

\n

Dia tiba-tiba menerima pesan elektronik dari agen penyedia jasa layanan kamar hotel dan meminta uang muka sebesar 3 ribu poundsterling.

\n

"Mereka punya semuanya seperti nomor pemesanan, nama pemesan dan logo perusahaan yang saya pesan. Mereka terlihat seperti asli," kata Claire yang berasal dari Yorkshire ini seperti dikutip Mirror.co.uk, Minggu (9/11/2014).

\n

Beruntung, Claire tidak mempercayai dan menelpon pihak travel terkait pesan elektronik yang ia terima. Setelah dijelaskan, diketahui bahwa pesan elektronik tersebut palsu dan tidak pernah diminta untuk membayar uang muka.

\n

Hal yang sama juga dialami sejumlah pelanggan dari Amerika, Italia, dan Prancis.

\n

Atas kejadian tersebut sejumlah pengusaha travel dan penyedia jasa layanan online langsung mengambil tindakan. Mereka melakukan perlindungan data konsumen dengan cara meningkatkan sekuriti di bidang teknik. "Kami sudah membuat kemanan tambahan di beberapa area," ujar Peter Kornelisse seorang pengusaha jasa travel dari Belanda.

\n

Mereka juga menjamin, jika ada konsumen yang merasa dirugikan atas tindakan hacker tersebut, maka bisa melapor kejadian tersebut dan jika kehilangan uang bisa dilakukan pengembalian oleh perusahaan.

\n

Share this Post:

We provide best consulting services. Meet our Experts and Get Free Consulting! Contact Now